Breaking News

Alumni MilenialFest luncurkan startup e-Deso, Ditengah Gaduh UU Omnibus Law

 

Seputar Indonesia - Ditengah gaduhnya pengesahan UU Cipta Kerja atau yang lebih di kenal dengan UU Omnibus Law yang dirasa merugikan para buruh,tentu kondisi ini menuntut para generasi millenial untuk tidak lagi menjadikan buruh sebagai profesi pilihan.

Pilihan menjadi seorang enterpreneur sangat menjanjikan untuk masa depan, khususnya enterpreneur sektor agribisnis, karena ketahanan pangan saat ini menjadi perhatian khusus pemerintah Indonesia.

Namun belajar menjadi enterpreneur di sektor agribisnis tidaklah mudah, apalagi ditengah kondisi pandemi covid-19 seperti saat ini menuntut semua aktifitas berbasis digital.

Oleh karena itu alumni MilenialFest meluncurkan aplikasi e-Deso untuk membantu calon petani dan peternak di Indonesia pada era New Normal.

La Mirantika CMO e-Deso

 
"e-Deso sendiri adalah aplikasi yang sangat membantu dalam mengembangkan ilmu peternakan dan pertanian dengan cara yang mudah dan parktis" ujar La Mirantika yang merupakan CMO e-Deso

"Di dalam aplikasi e-Deso kami memberikan layanan pelatihan dan pendidikan bagi para calon peternak dan petani baik secara online maupun offline, selain itu kami juga menyediakan marketplace digital khusus bidang pertanian dan peternakan yang akan membantu menjualkan hasil panen atau hasil ternak secara online"

"Aplikasi e-Deso sendiri juga berupaya memberikan layanan konsultasi bagi para peternak dan petani langsung kepada pakar, praktisi, dan dokter hewan. Hal ini merupakan salah satu komitmen kami dalam usaha meningkatkan kualitas petani dan peternak"

"Kedepan jika proses dan prosedur perizinan selesai kami ingin mengembangkan layanan e-Deso Titip Modal yang merupakan layanan pendanaan bagi para peternak dan petani untuk mengembangkan usaha mereka melalui metode crowdfunding,yang mempertemukan para investor dengan petani ataupun peternak, tentu dengan cara ini kami berusaha meningkatkan kesejahteraan para petani dan peternak" tambah gadis yang akrab di panggil lala tersebut.

Sementara itu Danial Iskandar Yusuf yang merupakan CEO MilenialFest, mengapresiasi peluncuran e-Deso di platform Google Playstore pada hari sabtu 10 Oktober 2020 kemarin.

“Dalam waktu dua pekan seusai program bootcamp, alumni program Talenta Juara berhasil mengubah ide mereka menjadi produk digital yang siap masuk pasar. Ini pencapaian yang membanggakan.”

“Apalagi e-deso bergerak di sektor agribisnis yang potensial untuk terus tumbuh. Kita berharap e-Deso dapat memberi solusi atas problem yang ada di lapangan. Dari mulai edukasi, peningkatan kualitas talenta agribisnis dan dari sisi crowd-funding.”

Selamat kepada tim e-deso, yaitu Dadang, Mirantika, dan Johan. Semangat kalian menginspirasi milenial untuk terus tumbuh dan memvalidasi ide menjadi bisnis rintisan yang sustainable.” ungkap CEO MilenialFest Danial Iskandar Yusuf.
 

Tidak ada komentar